Yoga

Masyarakat global umumnya mengenal Yoga sebagai aktivitas latihan fisik utamanya asana (postur) atau senam yoga yang diidentiikan dengan salah satu cabang olahraga. Pada hakikatnya Yoga merupakan olah-nonraga, Yoga menitikberatkan pada aktivitas meditasi atau tapa di mana seseorang memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca inderanya dan tubuhnya secara keseluruhan.

Yoga juga digunakan sebagai salah satu pengobatan atau penyembuhan alternatif, biasanya hal ini dilakukan dengan latihan pernapasan, oleh tubuh dan meditasi, yang telah dikenal dan dipraktekkan selama lebih dari 5000 tahun.

Manfaat yoga secara umum :

  • Meningkatkan konsentrasi (Increased Focus),
  • Mengurangi kecemasan (Reduced Anxiety),
  • Meningkatkan kreatifitas (Increased Creativity),
  • Mengurangi stress (Reduced Stress),
  • Meningkatkan daya ingat (Increased Memory),
  • Mengurangi rasa sakit (Reduced Pain),
  • Meningkatkan rasa kasih-sayang (Increased Compassion),
  • Menghilangkan depresi (Reduced Depression),
  • Meningkatakan produktifitas (Increased Productivity),
  • Memiliki kestabilan emosi (Emotional Balance).

Yoga berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti mengontrol dan menyatu,  bermakna “penyatuan dengan alam semesta”. Apa yang dikontrol dan disatukan ? ENERGI. Jadi Yoga bukanlah olahraga melainkan olah-nonraga, olah tubuh halus, olah tubuh astral, olah tubuh energi, alias olah energi.

8 tahapan yoga (astanga yoga) :

  1. YAMA (Pengendalian Diri)
  2. NIYAMA (Komitmen / Disiplin untuk belajar dan berlatih)
  3. ASANA (Postur / Senam Yoga)
  4. PRANAYAMA (Teknik Bernafas)
  5. PRATYAHARA (Relaksasi Mental)
  6. DHARANA (Konsentrasi)
  7. DHYANA (Meditasi)
  8. SAMADHI (Meditasi Amat Dalam, Menyatu dengan Alam Semesta)

MAHAYOGA Subtle System

Konsep Energi :

Dalam kehidupan, alam semesta beserta makhluk yang ada didalamnya memerlukan energi untuk beraktifitas. Energi ini adalah sesuatu yang menghasilkan kekuatan, daya, gerak, dsb yang akhirnya nanti dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan.

Manusia sebagai salah satu makhluk hidup dalam alam semesta juga memerlukan energi dan pemberdayaannya. Maka manusia juga harus mengetahui konsep energi alam semesta (Makro) dan alam dirinya sendiri (Mikro). Dengan mengetahui konsep energi, manusia dapat memberdayakan energi dalam dirinya.

Alam semesta secara umum terdiri atas dua bagian, yakni yang terlihat (Material) dan tidak terlihat (Spiritual). Begitu juga dengan manusia, dalam tubuhnya terdiri atas tubuh yang terlihat (Tubuh Fisik) dan tubuh yang tidak terlihat (Tubuh Eterik / Tubuh Astral). Dalam Tubuh Eterik / Tubuh Astral ini, terdapat akal pikiran (intelegence), emosional (emotional) dan jiwa / soul (spiritual). Selain itu terdapat juga chakra – chakra (titik pembangkit energi) dan  nadi – nadi  atau Meridian (saluran energi).

Energi Metafisika / Metafisik :

Kata Metafisika  ( Meta = Tidak, Fisika = Tampak )

Metafisika / Metafisik : Ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan hal – hal yang non-fisik atau tidak kelihatan (tidak tampak dengan mata). Energi (Daya / Kekuatan / Tenaga) merupakan sesuatu yang abstrak yang tidak dapat dilihat, namun hanya dapat dirasakan alirannya. Dengan kata lain energi adalah suatu kemetafisikaan yang dihasilkan oleh benda atau makhluk hidup di dunia ini.

Oleh karena itu, jika suatu benda menghasilkan energi, maka benda tsb mempunyai suatu daya kemetafisikaan. Energi yang dihasilkan manusia berasal dari kemetafisikaan manusia itu sendiri dan kemetafisikaan yang berasal dari alam sekitar.

Energi Metafisika berarti Energi yang tak tampak pada alam tapi terasa (ada efek).

Energi MetaFisika terdiri dari 2 jenis :

  1. Energi Spiritual, yaitu Aura, Shakta dan Shakt.
  2. Energi Material, yang terdiri dari 4 (Empat) Unsur Alam Semesta yaitu Unsur Bumi, Air, Angin dan Matahari. (Energi Alam Semesta = Energi Vital = Energi Chi = Energi Prana)

Energi Spiritual (Aura, Shakta dan Shakti) :

merupakan energi yang terdiri atas 3 (Tiga) Unsur Spritual Mikro dalam diri manusia yaitu Aura, Shakta dan Shakti. Semua energi spiritual bersumber  daripadanya.

1. Aura

adalah Energi Spiritual yang berguna untuk ketenangan jiwa dan mencegah proses ketidakseimbangan jiwa. Aura merupakan pancaran energi yang keluar dari tubuh eterik / tubuh astral (warna – warna aura). Interpretasi (pemberian kesan) dari energi ini bisa berupa bentuk,.warna, bahkan vibrasi (getaran).

Energi Spiritual Aura

  • Energi tsb berfungsi sebagai penyeimbang dan penyelaras jiwa manusia.
  • Energi tsb digunakan untuk jasad manusia, baik diluar tubuh maupun didalam tubuh.
  • Energi tsb harus ditingkatkan / dihimpun karena jika kekurangan energi tsb ketenangan jiwa akan terganggu.

2. Shakta

adalah Energi Spiritual yang berguna untuk ketenangan jiwa dan mencegah proses ketidakseimbangan jiwa namun tingkat energinya lebih tinggi dari Aura. Shakta merupakan “makanan” dari IQ, EQ dan SQ.

Energi Spiritual Shakta

  • Energi tsb berfungsi sebagai pengendali akal pikiran agar tidak memiliki beban kelogikaan yang terlalu tinggi.
  • Energi tsb digunakan untuk spiritual murni seseorang.

3. Shakti

adalah Energi Spiritual yang berguna untuk daya tahan tubuh eterik / tubuh astral dan merupakan energi kehidupan yang sangat dasar.

Energi Spiritual Shakti

  • Adalah Energi Spiritual dan Energi Material yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh eterik / tubuh astral manusia yang penunjang sekundernya adalah energi murni yang bersumber dari makanan dan minuman.
  • Energi tsb terbagi atas 2 macam, yaitu :
  1. Energi Shakti Material, yaitu :energi yang diperoleh dari makanan dan minuman yang bergizi sehingga tsb disebut energi murni.
  1. Energi Shakti Maya, yaitu :energi yang diperoleh dari pengembangan spiritual dan ketenangan jiwa manusia.

 

Energi Material 4 (Empat) Unsur Alam Semesta :

1. Energi Unsur Bumi (Energi Bumi)

  • adalah Energi Material 4 (Empat) Unsur Alam Semesta yang berguna untuk menambah gizi dan menguatkan daya tahan tubuh dan memberikan kekuatan fisik.
  • Energi Unsur Bumi merupakan penyeimbang Energi Unsur Angin.

2. Energi Unsur Air (Energi Air)

  • adalah Energi Material 4 (empat) Unsur Alam Semesta yang berguna untuk meredakan panas tubuh dan melancarkan peredaran darah dan pengaturan air pada tubuh.
  • Energi Unsur Air merupakan penyeimbang Energi Unsur Matahari.

3. Energi Unsur Angin (Energi Angin)

  • adalah Energi Material 4 (Empat) Unsur Alam Semesta yang berguna untuk melancarkan pernapasan.
  • Energi Unsur Angin merupakan penyeimbang Energi Unsur Bumi.

4. Energi Unsur Matahari (Energi Matahari)

  • adalah Energi Material 4 (Empat) Unsur Alam Semesta yang berguna untuk mempercepat denyut jantung, membunuh kuman dan racun pada darah, juga menghancurkan jaringan kanker / tumor.
  • Energi Unsur Matahari merupakan penyeimbang Energi Unsur Air.

Mahayoga | Lapisan Tubuh Energi Manusia

Share